Jumat, 30 Agustus 2013

September 2013: Join hanya dengan Rp. 19.900 - CINTA UNTUK SELAMANYA

Woow..promo recruit keren dari Oriflame untuk member yang bergabung di bulan September 2013. Di bulan ini untuk bergabung cukup dengan Rp. 19.900 yaa.. (murah banget ya..).

O ya, sebelum kita bahas promo keren September, kita baca dulu potensi penghasilan dan jenjang karir di Oriflame ya..

O ya setelah level Senior Manager yang bergaji 4-7 Jt per bulan masih ada jenjang berikutnya ya... tentu dengan gaji dan 'berbagai fasilitas' lainnya yang semakin meningkat seiring bertambah tingginya level.
Berikut Oriflame Success Plan nya ya...



So, Ingin mendapatkan penghasilan Luar Biasa dari Oriflame? Masih anggap Oriflame sebagai bisnis iseng ? Bisnis recehan? Enggak doong yaaa...

Segera manfaatkan promo recruit dahsyat Oriflame di September 2013 ini: JOIN ONLY Rp. 19.900

Setelah Join, lakukan order BP pertama minimum akan mendapat FREE Day Cream Senilai Rp. 24.900

Step 1: Dapatkan Welcome Program 1 (WP1) berupa Rose of Dreams Pouch senilai Rp. 349.000 (syarat order 100 Bp, dalam 30 setelah bergabung)
Step 2: Dapatkan Welcome Program 2 (WP2) berupa Rose of Dreams Eau De Parfum senilai Rp. 449.000 (syarat order 100 BP di bulan kedua bersama Oriflame)
Step 3: Dapatkan Welcome Program 2 (WP3) berupa Crystal Flower Neclace senilai Rp. 529.000

Aihhh...mantapnya promo September.


So, pikir apa lagi? Ayo bergabung dengan aku di Oriflame dan miliki bisnis kita sendiri. Ada yang bilang bisnis itu jangan kebanyakan dipikir tapi di-action. Setuju? Klik Join Now yaaa....



Selasa, 06 Agustus 2013

The Power of Kepepet atau Aktualisasi Diri? Sama saja, Semua Bisa Sukses di Oriflame

6 Agustus 2013

     Setelah memutuskan bergabung dengan Oriflame, aku banyak menghabiskan waktu membaca blog-blog mereka yang terlebih dulu berhasil di Oriflame lewat kendaraan dbcn. Selain kagum dengan segala keberhasian mereka saya juga mulai memperhatikan beberapa latar belakang dbcners tersebut yang menjadi alasan mereka untuk bergabung dengan Oriflame.
      Ternyata banyak sekali yang sebenernya berada dalam "comfort zone" yang artinya sebenarnya punya penghasilan yang cukup untuk hidup nyaman tetapi tetap mencoba untuk berbisnis Oriflame. Ada yang dokter, pemilik online shop yang berhasil, pegawai Oil and Gas company yang sebenernya kita tau donk ya gajinya di atas rata-rata gaji perusahaan lain, PNS, engineer dan lain lain, atau seorang Ibu rumah tangga yang sebenarnya suaminya 'mampu' untuk memberikan kehidupan yang nyaman buat mereka. Lantas pertanyaannya, kenapa ya mereka mau ribet-ribet ikutan MLM kayak Oriflame ?

     Baca punya baca, ternyata banyak di antara mereka yang tidak hanya mengejar 'uang' atau 'bonus Oriflame', melainkan memiliki bisnis sendiri itu adalah 'aktualisasi diri', meningkatkan kepercayaan diri, mengajari diri sendiri untuk hari lepas hari belajar menyebar dan menangkap aura positif, menjadi saluran rejeki bagi banyak orang, memantaskan diri untuk menjadi pribadi yang berguna bagi orang lain (esensi utama seorang Leader), tidak pernah mau berhenti di suatu titik saja melainkan terus ingin berkembang menjadi pribadi positif yang semakin positif hari lepas hari. Wow... terus terang itu membuat saya kagum... Gengsi menjadi tidak berlaku untuk mereka... karena gengsi hanya untuk orang gak mau maju.
Lantas apakah semua seperti itu? Ternyata tidak looh... banyak juga latar belakang leaders di Oriflame dbcn yang ternyata ikut Oriflame ya karena 'kepepet'. Kepepet tidak ada uang untuk bayar tagihan, kepepet uang untuk bayar uang sekolah anak, kepepet tidak ada penghasilan yang tetap.. Bahkan founders dbcn, Mbak Nadia dan Mbak Dini dalam testimoni mereka menyatakan bahwa kesulitan keuanganlah yang memaksa mereka untuk nekad di Oriflame, nekad jualan Oriflame, nekad memulai bisnis online dbcn untuk mengembangkan Oriflamenya... Intinya? The power of kepepet hehe. Untuk orang yang kepepet memang gengsi udah gak boleh masuk hitungan ya..hehe...kebanyakan gengsi bisa gak makan sodara-sodara..
      Jadi kesimpulannya, meskipun berlatar belakang berbeda, kepepet maupun untuk aktualisasi diri, tetap saja hasilnya bisa sama.. Cash rewards, jalan-jalan ke luar negeri, mobil CRV gratis, bisnis yang bisa diwariskan untuk anak-anak mereka, semua bisa tuh dimiliki oleh orang-orang tersebut. Karena apa? Karena niat dan mimpi serta upaya mereka mewujudkan mimpi tersebut sama, yaitu sama-sama ngotot, sama-sama gak mau nyerah, sama-sama punya target dan tujuan.
     So temans, apa kondisimu sekarang ? Kepepet? Atau dalam comfort zone? Bukan masalah. Yang masalah adalah sekuat apa keinginanmu untuk mewujudkan mimpimu mensejahterakan keluargamu. Daann bagi yang ingin tau.. Oriflame bisa banget looh bantu kita mewujudkan mimpi itu :)

Bagi yang ingin join, feel free to contact me ya, we fight together for our dream.







Senin, 05 Agustus 2013

Oriflame itu apa Kak?

Itu adalah pertanyaan pertama yang aku dapet dari prospek pertamaku yang mengisi kolom di web replika d'bcn yang aku promosikan lewat iklan baris di internet. Mungkin karena dia cowok dan tinggal jauh di Aceh makanya sama sekali dia gak pernah dengar soal Oriflame. Hmmm.. gimana cara menerangkannya ya? hehe..

Coba pelan-pelan diterangkan lewat email dan sms, tapi nampaknya dia kurang tertarik juga untuk bergabung. Ya gak apa-apa karna tugas saya adalah membuka informasi dan wawasan bahwa di Oriflame ada peluang untuk memiliki penghasilan dengan modal awal yang relatif kecil yaitu Rp. 49.900 saja. Modal besar yang diperlukan di Oriflame hanyalah 'kemauan' dan 'semangat pantang menyerah'. Nah kalo 2 yang terakhir ini kudu harus wajib siap kita bayar agar sukses di Oriflame.

Banyak memang di internet yang menawarkan bisnis mudah tanpa modal, duduk saja di depan laptop kemudian dapat uang bahkan kaya raya... Halooooo.... plis deh.. gak ada deh yang seperti itu. Kalaupun ada itu jatuhnya pasti money game, yang menguntungkan mereka yang pertama gabung, tapi akan merugikan yang gabung berikutnya karena dana mereka dibawa kabur alias scam.

Jadi untuk rekan-rekan yang mungkin masih bingung memutuskan untuk memilih bisnis yang tepat..yang sesuai dengan keinginan, yang sesuai dengan waktu, modal dan sebagainya, sebagai informasi Oriflame cocok lohh untuk ibu rumah tangga (yang gaptek sekalipun), untuk Ibu pekerja, untuk Bapak-bapak maupun mahasiswa yang ingin merintis bisnis. Karena dengan menjalankan bisnis Oriflame, gak perlu looh sewa kantor atau toko, gak perlu bayar karyawan, gak perlu inventory barang dagangan yang tinggi, order, mendaftarkan member baru, ataupun follow up prospek dan calon member semua bisa dilakukan dengan bantuan internet (lewat online) dengan fasilitas yang ada di Oriflame dan dbcn. Setting target dan penghasilan kita tentukan sendiri dengan bantuan para upline di dbcn.

Seperti yang aku bilang tadi, bayar mahalnya adalah di kemauang dan semangat menjalankan. So, jika ada teman pembaca yang sudah mengisi web replika d'bcn, segera lihat email ya... akan ada email dari d'bcn yang isinya beberapa kontent penting ini:

FAQ (PRODUK ORIFLAME) Untuk Anda
http://www.dbc-network.biz/faq-produk-oriflame-untuk-anda/?id=businessformychildren

FAQ (SISTEM d’BC NETWORK) Untuk Anda!
http://www.dbc-network.biz/faq-sistem-dbc-network-untuk-anda/?id=businessformychildren

Harus langsung dibaca yaaa... agar kita mengerti seperti apa Oriflame, dBCN dan Bisnis nya :)

Ingin Menjalankan Bisnis Oriflame? Ya harus mau pakai Produk Oriflame :)

5 Agustus 2013

Tiap hari rasanya pengen aja nulis terus tentang Oriflame... Hehe..Soalnya semangat saya lagi membara nih untuk berhasil di bisnis Oriflame ini. Saya mesti fokus, pakai kacamata kuda dari baja biar gak terganggu dengan hal negatif apapun yang coba nurunin semangat saya.

Well, sebagai member baru, apa donk langkah awal yang harus saya lakukan?

Ya sesuai judul tulisan sore ini.. Kalau mau jalanin Bisnis Oriflame, pasang target mau dapet bonus jut-jut dari Oriflame yaaa harus mau pakai produk dari Oriflame donk. Hehe... Ini bukan masalah tupo alias tutup point ya, makanya kita 'kudu' 'harus' dan 'wajib' beli produknya tapi lebih kepada rumus pedagang biasa, ya gemana bisa jualan donk kalau kita sendiri sebagai pedagangnya gak pernah mau pakai produknya. Rumus tak kenal maka tak sayang pasti berlaku banget disini. Maka sesuai motto itu, mulailah saya membongkar isi starter kit Oriflame untuk tau produk skin care mana ya yang cocok untuk saya (ceritanya cream siang & malam yang biasa saya pakai juga sudah habis, jadi mau donk nyoba pakai produk Oriflame).

Dan ketemulah saya dengan si Oriflame Skin Care Guide, yang kayak gini nih




Ee..ya ampun ...cakep bener si mbak yang jadi covernya..hehe

Trus buka deh halaman pertama, ketemu tulisan:

Oriflame telah membagi semua produk dalam 3 bagian yaitu:
1. Advanced Skin Care : Produk-produk berkinerja tinggi disusun berdasarkan masalah, usia dan titik perhatian kulit (oooo...baru tau saya, hehe...)
2. Skin Care by Skin Need : Produk-produk yang diciptakan khusus untuk kebutuhan dan jenis kulit spesifik, atau usia dan titik perhatian kulit
3. Simple Skin Care: Solusi perawatan kulit dasar. Produk disusun berdasarkan jenis kulit.

Mulai deh nyari produk yang sesuai sama "Usia ku" yang sudah menginjak 34 tahun ini (hehehe.. ketauan deh umurku). Ternyata produk yang digunakan adalah 30+ yaitu Aqua-Rythm (Menjaga kelembapan kulit remaja yang intensif, wuiiidihhh masih terhitung remaja ya? heheh). Oke deh, langsung buka-buka katalog donk, mencari-cari produk yang dimaksud. Ada perawatan siang, perawatan malam, perawatan mata dan langkah tambahan... Girang dan hepi karena beberapa produk lagi diskon...Hore... langsung deh buru-buru order dan menanti barang dianter oleh kurir Oriflame.

Gimana dengan rekans yang usianya 35+, 40+, 45+ dan 55+? Oriflame menyediakan looh, produk-produk yang diuntukkan bagi masing-masing interval umur tersebut. Yaitu Ecollagen (3D+) untuk 35+, Royal Velvet + Diamond Cellular untuk 40+, Time Reversing untuk 45+ dan Time Reversing In Tense untuk 55+.

So, untuk yang ingin beli produknya baik untuk dipakai sendiri atau untuk hadiah bagi kakak/adik/orang tua kita boleh contact aku ya...hehe.. Dan bagi yang pengen join Oriflame (percaya deh, banyak banget manfaatnya join di Oriflame lewat d'BC Network) boleh ya ping atau sms Aku. :)


Jumat, 02 Agustus 2013

Kenapa Saya Memilih Oriflame dan d'BC Network

Seperti sudah aku ceritakan di tulisan sebelumnya, akhirnya aku end up di bisnis yang dapat diwariskan ini yaitu Oriflame..
Kenapa akhirnya saya memilih Oriflame?

Pertama karena udah bosen dipermainkan money game... hehehe.. sementara sebagai Ibu rumah tangga yang memang gak bisa ninggalin anak untuk pergi kerja (selama ini gak pernah berhasil mendapat asisten rumah tangga untuk jagain Holy), pingin sekali bisa 'menghasilkan uang'. Mungkin bukan sekedar menghasilkan uang ya, tapi lebih kepada ingin 'melakukan sesuatu', ingin ada kegiatan atau bahasa canggihnya mungkin aktualisasi diri (cieee).. Banyak banget saudara atau teman yang nanya, kenapa gak kerja Tric? Kan sayang sekolah tinggi-tinggi tapi cuma tinggal di rumah. Ya, itu pilihan sih ya, gak ada yang bisa bilang pilihannya paling bagus dari yang lain... Kembali ke keinginan saya untuk bisa do something, sadar gak bisa kerja kantor lagi, ya saya harus mencari bisnis yang bisa dikerjakan di rumah. Setelah bolak balik dikerjain money game, akhirnya saya berpikir, bahwa saya harus bekerja dari rumah di suatu perusahaan 'real'. Real productnya dan real membayar membernya.

Sebenernya saya dulu udah pernah join di Oriflame, tapi  gak dijalanin..hehe.. yah alasannya? karena yaa karna blom ketemu 'klik'nya kali ya... blom ada niat yang kuat gitu dari dalam hati untuk siap menjalani prosesnya, gak siap ketika ditolak, masih ngerasa sayang uangnya ketika dituntun untuk tupo, dll...
Sementara di facebook saya, banyak sekali teman yang statusnya mengenai semangat mereka join di Oriflame dan d'BCN. Saya sempet pusing looh baca status-statusnya.. Ada perasaan iri, kok mreka bisa sukses sementara aku gak jalan sama sekali. Ada juga temen yang kayaknya kenceeng banget jalanin Oriflamenya, rasanya pengen gabung di bawah dia..cuma gak bisa karna udah gabung di Oriflame (Oriflame tidak mengijinkan orang yang sama bergabung di jaringan lain termasuk suami/istrinya kecuali keanggotaannya di Oriflame sudah tidak aktif - biasanya 12 bulan sejak terakhir order, keanggotaan Oriflame akan tidak aktif).

Nah, sampai suatu saat teman saya di IPB dulu mengajak lagi untuk ikut Oriflame. Timbang-timbang..ikut gak ya.. Pas waktu itu ada e OOM yang diadain lewat Facebook oleh Yulia Riani (Sapphire Director, ibu rumah tangga 2 anak, umur 28 tahun, lulusan STM tapi punya mimpi yang tinggi). Mengikuti eOOM tersebut wooow rasanya gimana gitu...hehehe... Tiba-tiba dapet semangat kuat untuk coba lagi di Oriflame, bisnis yang bisa diwariskan ini. Berbagai pertanyaan muncul: gimana cara ngorder? harus ke kantor kah? gimana recruit? Tupo mudah-mudahan tidak masalah dengan mengalihkan keperluan bulanan, nampakknya 100BP per bulan tidak sulit. Order juga ternyata bisa lewat online dan diantar ke rumah aliasa bisa COD (cash on delivery).

Nah, dengan bergabung di d'BCN diceritakan kita akan dapat web replika yang bisa di promosikan untuk dapat downline.. O gitu ya... Berarti harus promosi ya, hehe (maklum gaptek)...Well... gak usah kebanyakan mikir deh.. Lanjut aja dulu... Semangat aja dulu...hehe... Semua udah dipermudah lewat online, order lewat on line, dapat web replika, dapat etraining, dapat ebook... dapat banner promosi...Baiklah, berarti sekarang tinggal usahanya.. Tanya-tanya sama yang udah sukses, gimana caranya mbak? Dia cuma bilang..gasss poolll tris dari sejak gabung... hehehe....

Nah, itulah yang kulakukan sekarang...Gaass Poll..... Kita berusaha, Tuhan akan lihat usaha kita.. Amin... Sesuatu yang instant memang nampaknya enak, tapi berdasarkan pengalamanku sendiri, yang instant itu suka tidak tahan lama... So, enjoy the process...

Yang ingin gabung di Oriflame lewat d'BCN bisa contact aku ya...kita sama-sama berjuang mencapai impian kita..

Bisnis Jaringan (MLM = Multi Level Marketing) menurut Pak Safir Senduk

Permisi share ya Pak Safir Senduk, untuk motivasi diri dan tambahan informasi bagi pembaca blog ini :)


Yuk kita simak penjelasan Pak Safir Senduk soal bisnis jaringan seperti yang diambil dari Tabloid Nova untuk tambah pengetahuan mengenai bisnis jaringan jadi gak buru-buru alergi atau paranoid dengan bisnis ini :)

Pak Safir yang terhormat,

Saya seorang ibu rumah tangga. Saya baru saja membaca tulisan Bapak tentang bisnis jaringan pemasaran, dan saya sangat tertarik sekali membacanya. Tapi kok, saya sering melihat ada banyak teman saya gagal menjalankan bisnis seperti itu. Saya juga berpikir, apakah saya bisa menjalankan bisnis seperti itu? Bisnisnya sih menarik, tapi ini lho, waktunya. Sebagai ibu rumah tangga yang punya dua anak yang masih kecil, apa saya bisa menjalankan bisnis seperti yang Bapak ceritakan?

Terus ada satu lagi. Ketika saya menunjukkan artikel Bapak kepada suami saya, dia mengatakan bahwa bisnis seperti itu bagus, tapi bisnis itu hanya biasa dijalankan oleh orang-orang dari kalangan ekonomi tertentu saja. Mungkin karena suami saya merasa bahwa dia sudah berkecukupan barangkali ya? Saya sendiri cukup tersinggung mendengarnya. Memang sih, sampai saat ini kami sekeluarga hidup berkecukupan. Tapi apa salahnya kami menjalankan bisnis itu? Sepanjang itu halal enggak apa-apa kan Pak Safir?

Mohon tanggapannya dan terima kasih banyak. Mudah-mudahan Pak Safir bisa terus memberikan informasi tentang bisnis-bisnis seperti ini sehingga orang seperti saya bisa semakin terbuka pikirannya tentang adanya peluang-peluang untuk bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

N di Jakarta


JAWABAN :

Ibu N di Jakarta,

Senang sekali saya bisa mendapatkan surat dari Anda. Sebetulnya, kalau bicara apakah bisnis jaringan pemasaran itu bagus atau tidak, jawabannya jelas, bisnis itu bagus sekali. Bagus dalam arti bahwa potensi penghasilannya bisa sangat tidak terbatas, sampai bagus dalam arti bahwa bisnis tersebut bisa membantu mengubah sikap dan kepribadian seseorang menjadi lebih baik.

Namun demikian, walaupun banyak orang sudah tahu bahwa bisnis seperti itu bagus, masih saja ada mitos-mitos hal yang menghambat mereka untuk menekuninya. Dibawah ini saya akan menjelaskan beberapa di antaranya, dan bagaimana tanggapan saya terhadap keberatan-keberatan tersebut.

1. Banyak orang yang tidak berhasil dalam bisnis ini

Betul. Banyak orang yang gagal dalam menjalankan bisnis ini, tapi hal ini juga terjadi pada berbagai bidang bisnis lain. Buktinya, banyak juga kok orang yang berhasil menjalankan bisnis jaringan pemasaran. Masuknya Anda dalam bisnis jaringan pemasaran bukan berarti bahwa itu merupakan jaminan keberhasilan. Anda hanya bisa berhasil dalam bisnis seperti ini kalau Anda bekerja. Masalahnya, banyak orang yang masuk ke bisnis ini mengharapkan bahwa mereka bisa berhasil tanpa perlu bekerja. Itu jelas mustahil.

Jadi, ketidakberhasilan juga terdapat di bisnis apa pun. Kalau Anda mau melihat apakah ada orang yang sudah berhasil dalam menjalankan bisnis jaringan pemasaran, ada banyak pertemuan atau acara-acara yang diadakan oleh para kelompok distributor yang sudah berhasil yang bisa Anda hadiri. Di sana Anda bisa melihat contoh dari orang-orang yang sudah berhasil.

2. Bisnisnya bagus, tapi bukan untuk orang seperti saya

Itu namanya gengsi. Biasanya ada dua macam hal yang menyebabkan orang merasa gengsi dalam melihat peluang bisnis jaringan pemasaran. Gengsi yang pertama adalah karena bisnis jaringan pemasaran melibatkan penjualan secara langsung (direct selling), sehingga banyak orang merasa gengsi dalam menjual. Menjual dianggap tidak lebih bergengsi dibanding membeli, karena bagi sebagian orang, kegiatan menjual menunjukkan bahwa Anda tidak punya uang, sedangkan kegiatan membeli dianggap jauh lebih bergengsi karena membeli menunjukkan bahwa Anda punya uang.

Boleh-boleh saja kalau seseorang merasa gengsi melakukan kegiatan menjual dan lebih suka membeli saja. Tapi apa yang terjadi kalau Anda terus menerus membeli?Lama-lama uang Anda habis kan? Jadi, seseorang harus menjual untuk bisa mendapatkan sesuatu agar kelak dia bisa terus hidup dan membiayai pengeluaran-pengeluarannya.

Perlu diingat, semua orang hidup dari menjual sesuatu. Seorang dokter menjual jasa kedokteran kepada pasiennya. Seorang karyawan menjual keahliannya kepada perusahaan tempat dia bekerja. Malah pernah ada pepatah yang mengatakan bahwa pada prinsipnya hanya ada dua profesi di dunia ini, yaitu penjual dan pembeli.

Penjual menjual sesuatu dan mendapatkan kompensasi berupa uang, sedangkan pembeli mengeluarkan uang untuk mendapatkan sesuatu. Anda pilih yang mana?

3. Saya sibuk dan tidak punya waktu

Kalau Anda datang ke acara-acara yang diadakan oleh para distributor dari perusahaan jaringan pemasaran, Anda bisa melihat bahwa kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang juga bekerja di tempat lain dan sangat sibuk. Beberapa di antara mereka malah memiliki jabatan yang cukup baik di perusahaan tempat mereka bekerja. Ada yang manajer, ada yang direktur, ada profesional, dan banyak lagi. Kebanyakan di antara mereka memang menjalankan bisnis ini secara part time atau sambilan, tetapi dengan kadar keseriusan yang sama seperti kalau mereka bekerja di kantor mereka.

Saya sering melihat bahwa orang yang mengatakan bahwa mereka sibuk, sebetulnya mereka bukannya sibuk, tapi tidak bisa mengatur waktu dengan baik dan tidak melakukan prioritas kegiatan secara benar. Kalau Anda menganggap bisnis jaringan pemasaran adalah bisnis yang bagus, bahkan bisa memberikan semacam royalti kepada anak cucu Anda, maka Anda pasti akan memprioritaskan waktu Anda untuk bisa menjalankannya, walaupun dengan waktu yang sedikit tiap harinya.

Jadi, tidak ada orang yang terlalu sibuk untuk tidak menjalankan bisnis ini. Yang ada adalah orang yang tidak bisa memprioritaskan waktu kerjanya dengan baik.

4. Ini bisnis piramid, yang masuk duluan pasti penghasilannya lebih besar daripada yang masuk belakangan.

Berdasarkan pengamatan saya, ini bukan bisnis piramid. Kalau Anda masuk di tahun 2010 misalnya, Anda punya kemungkinan berhasil yang sama besar kalau Anda masuk sekarang. Banyak orang menjalankan bisnis ini baru dua tahun lalu sudah bisa berhasil dan mendapatkan penghasilan yang cukup besar, padahal banyak yang belum berhasil walaupun sudah masuk lebih dulu. Jadi, ini bukan bisnis piramid. Mau lihat buktinya? Datang ke acara-acaranya.

5. Saya tidak berbakat menjual dan karena itu tidak bisa menjual

Seperti yang pernah saya tuliskan dalam nomor-nomor yang lalu, Anda tidak perlupunya bakat dan keahlian dalam menjual untuk bisa menjalankan bisnis jaringan pemasaran. Ini karena dalam bisnis jaringan pemasaran, Anda tidak disarankan untuk fokus kepada kegiatan menjual, tetapi lebih kepada menjual sedikit, dan membangun jaringan orang-orang yang juga menjual sedikit.

Sistem yang sudah berhasil bahkan menyarankan agar Anda melakukan presentasi bisnis kepada orang-orang yang sudah Anda kenal, dan dari situ, bila mereka tertarik, mereka akan bergabung dibawah pensponsoran Anda.

Bila mereka tidak tertarik, bisa Anda berikan Brosur Produk dan Daftar Harga untuk selanjutnya Anda layani kebutuhan mereka setiap bulannya akan barang dan jasa Anda. Di situlah Anda tidak perlu punya keahlian menjual. Bahkan kalau Anda juga memakai produknya, Anda bisa dengan mudah menceritakan kelebihan produk tersebut dan menjadi pemakai produk. Bukan berarti menambah pengeluaran, tapi Anda hanya sekadar mengganti merk produk yang biasa Anda pakai di rumah.

Itu saja tanggapan saya Ibu N. Mudah-mudahan sukses selalu menyertai Anda.

Selamat menjalankan bisnis jaringan pemasaran.

Konsultan: Safir Senduk/Dok. NOVA

Kamis, 01 Agustus 2013

Ingin Bergabung dengan Oriflame dan d'BCN ?












d'BC Network adalah group consultant Oriflame yang bekerja untuk menggapai mimpinya. Sudah banyaak sekali consultant Oriflame yang tergabung dalam d'bcn yang sukses menjalankan bisnis ini....

Bisnis dengan modal awal relatif kecil, hanya Rp. 49.900,- jika serius dijalankan bisa memberikan pengahasilan jutaan rupiah setiap bulannya..
 
 So, bagi yang ingin join dengan bisnis Oriflame bersama group consultant d'BC Network, dan serius ingin menjalankan bisnisnya, contact aku ya: