Mencari Penghasilan Tambahan....
Hehe.. tetep ya yang namanya manusia pasti ingin menghasilkan sesuatu yang lebih setiap harinya. Setelah memutuskan berhenti kerja dari sebuah perusahaan retail di Indonesia, sudah cukup banyak bisnis yang aku coba. Yah namanya juga terbiasa kerja, rasanya gimana gitu kalo cuma do nothing di rumah. Mulai deh cari sana sini di internet bisnis apa ya yang bisa dikerjakan dari rumah, tanpa meninggalkan anak.
Pilihan pertama jatuh pada suatu jenis investasi online... Wuiih di zaman itu udah buanyak banget tawaran berbagai investasi on line. Mulai deh tergiur, mungkin karena terlalu gampang percaya sama orang, aku masukkin deh dana aku sebesar 30 juta ke bisnis tersebut (buat aku itu uang besssarr banget lo padahal). Bulan pertama bisnis lancar, bulan kedua lancar, bulan ketiga lancar, aku BEP bahkan untung berlipat. Wahh tambah semangat deh.. mulai greedy nya muncul, kepingin hasil yang lebih besar, akhirnya aku tambahin masukin modal lagi, tidak tanggung-tanggung, invest 100 jt. Dannn seperti sudah bisa kita bayangkan sodara-sodara, di bulan kelima bisnis investasi tersebut tumbang (huaaaaa... nangis bombay). Dana gak bisa ditarik. Cuma jadi dana virtual yang manis kelihatan di monitor laptop tapi gak bisa diambil untuk beli susu anak... huahuahua... nangis deh...
Kapok? Belum juga...xixixi... Setelah sekian bulan berlalu, ada kenalan di Facebook yang menawarkan bisnis investasi baru dari luar negeri. Promonya adalah : bisnis ini sudah bertahan lebih dari 2 tahun, really paid (betul2 membayar) dan berbagai promo lainnya yang sangat menggiurkan. Mulai deh nimbang-nimbang, bagusnya invest berapa ya..xixixi... Dan berhubung dana untuk investasi dah habis dibawa kabur investasi scam... yang ini coba kecil-kecilan dulu. Yakk.. diputuskan invest 1,2 juta... hehe... Hasilnya..wow lumayan juga, nilai 1,2 jt itu bisa berlipat-lipat hingga nilai 10 juta lebih (secara virtual). Belajar dari bisnis pertama tadi mulai main aman.. Modal ditarik dulu ketika sudah BEP setelah itu re-investasi dari dana yang ada di bisnis itu saja. Pernah aku tambah modal memang tetapi sesuai 'perhitungan' hehe... Setelah itu tarik hasil investasnya, dan gak tambah-tambah modal lagi. Jadi secara over all sebenernya untung hanya setelah hampir 1 tahun join di bisnis tersebut, mulai deh kelihatan bisnisnya goyang... Walah-walah alamat tumbang lagi nih... (perasaan aku mulai gak enak..hehe).. dan terjadilah saudara-saudara bisnis investasi dari luar negeri yang ternama itu tumbang... Gak terlalu bersedih karena sebenernya hitung-hitungan bisnisnya masih aku masih untung.
Next, mulai sadar kalo kayaknya aku gak bisa deh bisnis investasi begitu terus... sama sekali tidak berkelanjutan. Mulai cari-cari lagi, bisnis apa ya yang bisa dikerjakan ibu rumah tangga dari rumah, pakai internet, gak ninggalin anak (tetepppp). Eh sebenernya aku pernah coba looh, lamar ke suatu perusahaan, langsung disuruh masuk, gaji lumayan tapiii pas hari pertama berangkat ke kantor anakku Holy nuangisss sekenceng-kencengnya...hikks... Gak pernah-pernahnya ninggalin anak, kali itu aku tinggalin Holy di rumah bersama asisten rumah tangga. Well setelah 4 tahun gak kerja, berusaha banget menyemangati diri bahwa aku bisa kerja lagi.. cuma tetep tiap jam telepon asisten di rumah nanyain kabar Holy. Hari pertama sukses dilalui. Sampai di rumah jam 10 malam .. OMG.. kehujanan karena gak bawa payung, dan hujannya waktu itu deresssss banget.. Padahal cuma turun dari taksi dan lari menuju halte di depan Ratu Plaza (cuma ya itu hujannya deres).. Haltenya juga penuhhhh jadi gak kebagian tempat berteduh (hiksss..), kuyup deh nungguin Trans BSD yang akan bawa aku pulang ke Serpong. Menunggu lebih setengah jam, akhirnya bisnya dateng... Horeee... Tapi hujan masih deres.. Ya mau gak mau tetep lari naik ke bis karena harus rebutan tempat duduk dengan penumpang lain.. YES... dapet tempat duduk di depan, dengan kondisi basah kuyup.
Tau donk kondisi Jakarta kalau lagi hujan lebat? Yes, muacet total... lebih 2,5 jam di bis, basah kuyup, disemprot AC yang super dingin (meski AC di atasku udah aku matiin)... Alhasil dalam 2,5 jam yang tadinya kuyup jadi kering.. hehe.. (sambil menggigil kedinginan pastinya). Susahnya cari uang (mbatiin...)
Jam 9.30 suamiku telepon untuk nanya sudah sampai dimana (telp yang kesekian kalinya malam itu..xixi), karena Holy gak bisa tidur kalau gak dipeluk Ibunya.. Hiks menitikkan air mata di atas bis, meski aku juga melihat penumpang lain dalam bis yang hampir semua adalah pegawai sebenernya mengalami kondisi yang sama dengan aku (banyak juga ibu-ibu). Ya..inilah hidup. Kalau bukan kita yang berjuang untuk keluarga siapa lagi ? Memang ada yang mau bantuin bayarin berbagai tagihan yang datang setiap bulan? hehe
Singkat cerita tiba di Serpong, turun dari bis dan lanjut perjalanan dengan naik angkot...trus turun karena udah tiba di sebrangnya Giant depan perumahan.. Dannnnn hujan turun lagi.. (untunng gak deres) cuma tetep bikin kepala dan badanku basah... hehehe...yang tadinya udah kering kena AC bis basah lagi. Buru-buru naik jembatan penyeberangan (Jalan Raya Serpong ramai jadi pejalan kaki kalau mau nyebrang harus naik jembatan penyeberangan). Turun dari jembatan segera lari menuju mobil (Ayah+Holy) jemput di dekat ruko depan jembatan. Yes, waktu sudah jam 10 malam...
Besok paginya, melihat Ibunya mengenakan pakaian kerja, mulai Holy nuangiiisss lagi sekenceng-kencengnya.. (aduhhhh)... Sampai harus ditarik sama mbaknya karena dia maksa masuk mobil untuk ikut ke stasiun (aku+ayah naik kereta dari stasiun Rawa Buntu).. Hikssss... gak mampu liat Holy nangis seperti itu. Sampai di stasiun kereta, si ayah bilang: "Ibu pulang aja.. gak usah kerja.. Nanti mengundurkan diri aja lewat email, minta maaf ke atasan karena tidak bisa lanjut bekerja" Haaaa?? Ayah yakin ? Gajinya lumayan banget lo? "Iya, kasian Holy"..(ayah ngotot).
Pulang deh diriku, nyetir sambil bingung... wah ini gimana ya? Ya sudahlah.. ikuti saja keputusan ayah. Holy memang gak pernah ditinggal sebelumnya. Wajar kalo dia nangis begitu karena selama ini selalu sama Ibunya kemana-mana. Baru saja beberapa minggu ini kami punya mbak yang nginep untuk bantu-bantu di rumah. Alhasil, begitu turun dari mobil langsung masuk rumah manggilin Holy... hehehe... Ibu gak jadi kerja nak.. Horee...Holy jijingkrakan...
The next day, kembali lagi ke rutinitas... nyari bisnis di internet...hahahaha... berbagai tawaran investasi masuk lagi dan kali ini dengan tegas I said NO.... gak lah ya jatuh ke sekian kalinya disitu. So, ngapain donk aku?
Akhirnya aku memutuskan: jadi pedagang sajalah.. hehe.. Cari barang murah dan jualan di Tokopedia. Selain itu coba bermain Forex (kalau yang ini resikonya cukup tinggi ya..). Sampai kemudia seorang teman mengajak aku kembali ke bisnis dbcn (baca: posting sebelumnya ya).. Ya aku sudah coba banyak hal, sekarang waktunya fokus ke bisnis dbcnku ini.. Disini aku nyaman banget karena anggotanya saling menyemangati... Tidak malu membagi impian dan saling support pengetahuan. I'll do my best here... Sampai ketemu di titik puncak ya... Jangan takut bermimpi (kata orang2 hebat yang sudah lebih dulu mencapai mimpinya).
Akhirnya aku memutuskan: jadi pedagang sajalah.. hehe.. Cari barang murah dan jualan di Tokopedia. Selain itu coba bermain Forex (kalau yang ini resikonya cukup tinggi ya..). Sampai kemudia seorang teman mengajak aku kembali ke bisnis dbcn (baca: posting sebelumnya ya).. Ya aku sudah coba banyak hal, sekarang waktunya fokus ke bisnis dbcnku ini.. Disini aku nyaman banget karena anggotanya saling menyemangati... Tidak malu membagi impian dan saling support pengetahuan. I'll do my best here... Sampai ketemu di titik puncak ya... Jangan takut bermimpi (kata orang2 hebat yang sudah lebih dulu mencapai mimpinya).
Salam, Tricia
www.bisnisdiwariskan.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar